Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Menjadikan Kelemahan Menjadi Sebuah Kekuatan

Setiap orang punya kemampuan tertentu yang sangat menonjol. Ada yang pandai keuangan, ada yang pandai olahraga, ada yang pandai utak-atik mesin, ada yang lihai memainkan alat musik dan lain sebagainya. Tiap orang akan memiliki kemampuan yang sangat dominan dalam dirinya dan beruntunglah yang mampu mempergunakannya dalam kebaikan.


Namun, seiring dengan kemampuan itu, ada pula yang disebut kelemahan dan itu melekat pula dalam diri seseorang. Mungkin itu tadi, ada yang berbakat dalam hal keuangan, akuntansi dan sejenisnya. Tapi punya kelamahan dalam bidang olahraga atau hal lainnya.

Kita diciptakan dengan keterbatasan

Manusia memang diciptakan dengan keterbatasan. Itu sudah takdirnya. Keterbatasan itu variatif dalam diri seseorang. Tidak bisa digeneralisir. Dalam dunia perkuliahan saja misalkan. Ada penjurusan yang mana seseorang harus memilih mana jurusan yang akan ditekuni sehingga menjadi seorang ahli dibidangnya.

Kemampuan manusia diberikan batas tentunya juga menjadi satu bentuk kebijaksanaan Allah. Dengan begitu, manusia akan hidup sebagaimana mestinya. Tidak lazim jika takdirnya sangat terbatas kemampuannya kemudian mengaku diri setara dengan Sang Pencipta atau bahkan mengaku diri adalah Sang Pencipta itu sendiri sebagaimana kisahnya Fir'aun.

Menyadari kemampuan dan ketidakmampuan

Ini sangat penting. Dengan mengetahui kapasitas diri kita, maka kita akan bisa mengukur kemampuan diri. Sesuatu yang mampu kita lakukan maka jika diasah dengan baik bahkan bisa menjadi ahli di bidang yang kita tekuni akan menjadi nilai lebih.

Keahlian di bidang tertentu ketika didasari oleh keimanan akan melahirkan semangat yang sangat luar biasa. Upaya meraih keridhanNya akan memberikan ita dorongan untuk lebih giat beramal. Dengan hal itu pula kita akan lebih mudah berkarya dan menghasilkan sesuatu yang berguna. 

Diremehkan karena ketidakmampuan

Keahlian kita akan mudah sekali menghadirkan pujian. Khususnya yang bisa dirasakan manfaatnya oleh banyak orang dan dikenal luas. Selain pujian tentunya apresiasi dalam bentuk selain itu pun mudah sekali mampir ke rumah kita.

Namun memang terkadang dalam kondisi tertentu, ada pula orang yang mencari-cari kelemahan kita. Kelemahan itu kemudian dibesar-besarkan sehingga apa kemampuan kita sebenarnya menjadi tak diindahkan. Hal ini terkadang menyebabkan beban batin tersendiri.

Sudah, lupakan jika pernah mengalami hal itu. Kalau pun sekarang sedang mengalaminya, kuatkan hati untuk tidak terlalu merespon omongan orang. Kadang hal itu terjadi karena ada yang tak suka dengan kemampuan asli kita sehingga ketidakmampuan kita dijadikan celah untuk menjatuhkan kita. So, tak perlu disikapi berlebihan karena akan membebani hati dan pikiran.

Justru, ketika kita menyadari bahwa manusia sejatinya terbatas, setiap orang memiliki ketidakmampuan masing-masing, maka itu sudah cukup bagi kita untuk tidak usah peduli dengan tanggapan orang lain.


Fokus saja mengembangkan apa yang kita mampu dan ahli di dalamnya. Dengan begitu, ketidakmampuan kita akan tertutupi. Sebenarnya hanya segelintir orang saja yang akan mencari-cari kelemahan kita. Ingatlah, masih banyak orang yang menilai kita dari sisi terbaik kita.

Post a Comment for "Menjadikan Kelemahan Menjadi Sebuah Kekuatan"